Mengubah hak akses (permission) file dan folder pada sistem operasi berbasis Linux

Hak Akses atau Izin Akses biasanya disebut dengan permission, adalah suatu izin atau hak yang dimiliki oleh user untuk dapat mengakses file, folder, atau directory yang terdapat pada suatu sistem tertentu.

Mengapa diperlukan hak akses / izin akses?

hak akses atau izin akses sangat diperlukan dalam suatu sistem yaitu berhubungan dengan keaman data pada file sistem. Misalkan data dan file yang mendukung bejalannya suatu sistem operasi maka izin akses user akan sangat minimum apabila file sistem dapat diakases oleh user memungkinkan terjadinya perubahan pada file sistem tersebut, maka dapat memungkinkan terjadinya kerusakan pada sistem operasi.

selain itu, apabila anda melakukan sharing file maka, dari 1 komputer dengan komputer yang lain melalui jaringan atau networking, akan sangat memumgkinkan data pada komuter anda akan diakses oleh komputer lain yang bukan merupakan komputer tujuan anda melakukan sharing file.


Melihat hak akses / permission yang dimiliki oleh file dan folder atau directory

Sebelum anda belajar mengubah hak akses anda yang perlu anda ketahui adalah mengetahui cara untuk melihat hak akses yang dimiliki oleh suatu file atau folder dapat dilakukan dengan menggunakan perintah berikut ini :
ls -l

atau
ls -l nama_file


gambar diatas adalah hasil dari perintah ls -l

Ketika anda menggunakan perintah berikut ls -l maka akan ditampilkan semua isi (file dan directory) yang terdapat didalam suatu directory dimana anda berada secara detail.
Permission berada pada 9 digit setelah digit pertama. pada gambar diatas digit pertama yang telah saya beri tanda underline biru merupakan tipe file, 9 digit berikutnya yang telah saya beri tanda underline merah adalah hak akses, atau permission. dalam 9 digit permission tersebut dibagi menjadi 3 bagian, 3 digit pertama adalah user atau owner, 3 digit kedua adalah hak akses milik group, 3 digit terkahir adalah hak akses other (selain owner dan group). 
Apabila suatu file atau folder memiliki full akses maka hak akses yang tampil adalah rwxrwxrwx, jika hak akses tidak aktif maka hak akses yang tampil berupa tanda - (minus).

Menggunakan command chmod diterminal

Chmod (change file mode bits) adalah command yang digunakan untuk mengubah hak akses atau permission.

dalam menggunakan command chmod untuk mengubah permission atau hak akses terdapat 2 cara yaitu dengan menggunakan huruf, simbol operasi  dan menggunakan angka.


Cara Pertama : Menggubah Hak Akses menggunakan Huruf dan Simbol Operator

Penulisan perintah sebagai berikut :

chmod [option] [nama_file_atau_nama_directory]

[option] terdiri dari 3 digit yang mewakili bagian-bagian nya yaitu :
  • digit pertama huruf [u g o a], masing-masing mewakili tipe usernya.
  • digit kedua adalah simbol operator [+ - =] digunakan sebagai action.
  • digit ketiga adalah huruf [r w x], masing-masing mewakili tipe hak akses atau permission.


Sistem operasi berbasis linux pada umumnya memiliki 3 tipe user yang dapat diubah hak aksesnya yaitu user, group, dan other. Namun untuk mengubah hak akses option yang digunakan terdapat 4 buah yaitu :

  • u user / owner suatu file atau directory
  • g group -> sekumpulan user yang berada pada grup yang sama
  • o other -> user selain user dan group, misalkan komputer lain yang ter koneksi dengan jaringan
  • a all -> diguanakan untuk mewakili user, group, other.


Simbol operator yang digunakan untuk mengubah (izin akses pilih salah satu) :
  • + (plus) adalah simbol yang digunakan untuk menambahkan hak akses.
  • - (minus) adalah simbol yang digunakan untuk untuk mengurangi hak akses (menghapus, atau membatasi izin akses).
  • = (equal) untuk mengubah hak akses yang dimiliki suatu file menjadi sesuai yang anda ketik pada command.



Terdapat 3 tipe izin akses atau permission yang dapat dimiliki oleh file dan folder yaitu :
  • r = read -> dimana user dapat mebaca isi dari file.
  • w = write -> hak akses dimana user dapat memanipulasi atau melakukan perubahan (edit) pada isi dari suatu file.
  • x = execute -> izin akses suatu file dapat dieksekusi, ketika membuat file baru biasanya tidak memiliki izin akses execute, namun izin akses execute pada suatu file dapat ditambahkan. izin akses execute biasaya dimiliki oleh folder / directory, apabila suatu folder tidak memiliki izin akess execute maka user tidak dapat masuk ke dalam folder atau directory tersebut.
    contoh file yang dapat dieksekusi memiliki extensi berikut ini : .sh, .run, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah Contoh cara menggubah hak akses dengan menggunakan huruf pada sebuah file :

Langkah pertama cek terlebih dahulu permission atau hak akses pada file atau folder yang akan anda ubah. Misalkan setelah saya mengecek hak aksesnya bernilai

Langkah selanjutnya menggunakan command chmod dan menggunakan [option] sesuai dengan hasil hak akses yang akan anda ubah dilengkapi dengan nama_file atatu nama folder yang akan anda ubah hak aksesnya.

chmod a=rw myfile
Gambar di atas adalah contoh mengubah hak akses dengan menggunakan option a=rw. option pada perintah tersebut dapat merubah hak akses yang untuk semua tipe user pada file myfile, menjadi read-write (dapat dibaca dan dapat diubah).

chmod u+x myfile
Gambar diatas adalah contoh menambahkan izin akses dengan menggunakan option u+x, maka akan menambahkan izin akses execute untuk tipe user owner/user pada file myfile.

chmod u-w,g+x,o-r,o+x myfile
Gambar diatas adalah contoh commad yang dignakan untuk mengubah hak akses dengan menggunakan lebih dari 1 option, antara 1 option dengan option lainnya ditulis terpisah dengan menggunakan tanda koma [,].

Cara Kedua : Menggubah Hak Akses atau Izin Akses menggunakan Angka


Izin akses terdiri dari 9 huruf misal rwxrwxrwx, tiap 3 digit di miliki oleh tipe user yang berbeda.
Apabila memiliki permission full akess berupa rwxrwxrwx maka 3 digit angka option nilai nya adalah 777. Permission atau hak akses memiliki nilai nya masing-masing yaitu :
permissionsymbolvalue
readr4
writew2
executex1

Berikut ini adalah contoh penulisan perintah :


chmod [option] [nama_file_atau_nama_directory]


[option] terdiri dari 3 digit angka tersebut masing-masing mewakili tipe user nya masing-masing user/owner, group, dan other. masing-masing dari 3 digit angka tersebut adalah nilai yang diperoleh dari penjumlahan dari nilai hak akses yang akan digunakan.

Berikut ini adalah angka-angka yang dapat digunakan sebagai mengubah hak akses, apabila masing-masing angka tersebut digunakan maka akan mewakili hak akses sebagai berikut ini :

7 = rwx
6 = rw-
5 = r-x
4 = r--
3 = -wx
2 = -w-
1 = --x

Berikut ini adalah Contoh cara mengubah hak akses dengan menggunakan angka pada sebuah file :

Langkah pertama cek terlebih dahulu permission atau hak akses pada file atau folder yang akan anda ubah. Misalkan setelah saya mengecek hak aksesnya bernilai.

Langkah berikutnya menggunakan perintah chmod dengan menggunakan Option dan sesuai dengan nilai hak akses yang akan kalian rubah dan nama folder atau folder yang akan anda ubah hak akses nya. misal :


contoh :
Gambar contoh perubahan hak akses, anda dapat mengamati effect perubahan nya dengan melihat sebelum dan sesudahnya.

Catatan :
perlu anda ketahui apabila tidak bisa merubah izin akses atau permission pada suatu file atau folder. silahkan cek kepemilikan file tersebut (owner), apabila owner suatu file dan folder adalah root maka untuk mengubah hak akses file atau folder tersebut anda dapat menambahkan command sudo di depan command chmod.
penulisan command :

sudo chmod [option] [nama_file_atau_folder_tujuan]

Sekian tutorial yang saya tulis, trima kasih.

~Semoga Bermanfaat~

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengubah hak akses (permission) file dan folder pada sistem operasi berbasis Linux"

Posting Komentar